BREAKING NEWS

IAIDU Asahan dan PPDI Sumatera Utara Perkuat Kerja Sama RPL, Buka Akses Sarjana bagi Para Pekerja


KISARAN | Jelajahisumut.com, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan terus memperluas komitmennya dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel, inklusif, dan relevan bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang telah memiliki pengalaman kerja namun belum berkesempatan menempuh pendidikan hingga jenjang sarjana.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kerja sama Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Utara. 

Program ini menjadi salah satu langkah strategis IAIDU Asahan dalam memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan mempertimbangkan pengalaman, kompetensi, serta pembelajaran yang telah diperoleh sebelumnya.

Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH., S.Pd.I., M.H, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut di Kisaran, (29/09/2026). 

Menurutnya, pengalaman dan pengabdian seseorang di dunia kerja merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang patut mendapatkan pengakuan melalui mekanisme akademik yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“IAIDU Asahan hadir untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat, khususnya para pekerja yang selama ini telah mengabdikan diri dan memiliki pengalaman di lapangan, tetapi belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan sarjana. Melalui RPL, pengalaman tersebut dapat direkognisi secara akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Rektor IAIDU Asahan.

Program RPL di IAIDU Asahan saat ini telah berjalan pada Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah. Ke depan, program tersebut akan terus dikembangkan dan diperluas pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah.

Pengembangan RPL tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para pekerja, perangkat desa, serta masyarakat yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang tertentu untuk memperoleh pengakuan akademik dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus mengabaikan aktivitas pekerjaan dan pengabdian yang selama ini dijalankan.

Dalam proses penguatan kerja sama ini, **Ketua PPDI Sumatera Utara, M. Guntur Gunawan Damanik**, menjadi salah satu tokoh penting yang menjembatani komunikasi dan kolaborasi antara PPDI Sumatera Utara dengan IAIDU Asahan. Bersama tim PPDI Sumatera Utara, ia turut mendorong agar program RPL dapat menjadi akses pendidikan yang nyata bagi para pekerja dan perangkat desa di Sumatera Utara.

Kerja sama tersebut tidak hanya dipandang sebagai bentuk kolaborasi kelembagaan, tetapi juga sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pengalaman kerja, pengabdian, dan kompetensi yang telah dimiliki diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik yang dapat diakui melalui mekanisme RPL.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dekan Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan, Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., M.M, Kaprodi Pascasarjana PAI, Dr. Aswan Daulay, M.Pd.; serta Kabid Bidang Keuangan IAIDU Asahan, Ilham, S.Kom.I., M.Sos. Kehadiran jajaran akademik dan struktural tersebut menunjukkan kesiapan IAIDU Asahan dalam mendukung pengembangan program RPL secara kelembagaan, akademik, dan administratif.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., M.M, menyampaikan bahwa perluasan RPL ke Program Studi PAI dan MPI merupakan peluang strategis untuk menjangkau masyarakat yang memiliki pengalaman kerja dan pengabdian di bidang pendidikan maupun pelayanan masyarakat.

Sementara itu, M. Guntur Gunawan Damanik bersama jajaran PPDI Sumatera Utara menyambut baik langkah IAIDU Asahan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi semakin banyak pekerja dan perangkat desa untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya sekaligus memperkuat kompetensi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kerja sama IAIDU Asahan dan PPDI Sumatera Utara, program RPL diharapkan tidak sekadar menjadi jalur pendidikan alternatif, tetapi menjadi jembatan antara pengalaman, kompetensi, dan pendidikan tinggi.

IAIDU Asahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Sebab, kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi tidak semestinya berhenti hanya karena seseorang telah lebih dahulu memasuki dunia kerja.

“Pengalaman adalah bagian dari proses belajar, dan melalui RPL, IAIDU Asahan berkomitmen memberikan ruang agar pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik menuju gelar sarjana.” (Red), 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image