BREAKING NEWS

Pasca Muktamar ke-35 Jombang, Jajaran Musytasyar dan Syuriah PCNU Batu Bara Gelar Konsolidasi


BATU BARA | Jelajahisumut.com, Pengurus jajaran Musytasyar PCNU Batu Bara dan jajaran Syuriah PCNU Batu Bara melaksanakan rapat konsolidasi sekaligus penyampaian hasil Muktamar ke-35 Jombang Nahdlatul Ulama. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ma'had Tahfizul Qur'an Yayasan Al ikhlas, Jalan Syarifuddin, Simpang Tanjung Kubah, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih pada Minggu/Ahad, (27/09/2026). 

Turut hadir Musytasyar PCNU Batu Bara Kiyai Tahan Siregar, S.Ag (Ketua MUI Batu Bara), Rois Syuriah PCNU Batu Bara Kiyai Muhammad Ridwan Butar-Butar, Wakil Rois Syuriah PCNU Batu Bara Kiyai Sujadi Ghofur, Katib PCNU Batu Bara Kiyai Zulfikri Humaidi, S.Pd.I, A'wan PCNU Batu Bara Kiyai Rudi Aritonang, S.Ag (Kasi Bimas Kemenag Batu Bara), Kapolsek Air Putih yang diwakili oleh Kanit Samapta IPDA G. Sinaga. 

Dalam kesempatan tersebut Rois Syuriah PCNU Batu Bara Kiyai Muhammad Ridwan Butar-Butar menyampaikan program wajib dari pengurus PBNU yaitu pembentukan pengurus Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) & Pengurus Ranting NU dengan batas akhir sampai tahun 2026-2027, ujar Kiyai Ridwan Butar-Butar. 

Selanjutnya, melaksanakan penguatan ke NU-an tahun 2027-2028 sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi 2028-2029, serta menjalankan Fiqih Peradaban 2029-2030 serta kepemimpinan berperadaban 2030-2031, ungkapnya. 

Kiyai Muhammad Ridwan Butar-Butar juga berpesan agar pengurus senantiasa menjaga marwah, harga diri, martabat dan nama baik sebagai warga NU, baik pengurus struktural maupun kultural. 

"Berkhidmatlah untuk NU baik dengan Ilmu, harta dan tenaga demi kemaslahatan Bangsa dan fokus dan profesional dalam menjalankan roda kepengurusan sesuai tupoksi masing-masing serta bekerjasama dan selalu berkoordinasi antar pengurus, paparnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa Tanfidziyah sebagai pimpinan harian, dengan Rois Syuriah sebagai pimpinan umum tertinggi,  maka dalam setiap agenda kegiatan baik  internal maupun eksternal, Rois merupakan pemimpin tertinggi disetiap tingkatan kepengurusan, lanjutnya. 

Kemudian ia juga menghimbau agar segera dilaksanaka  rapat kerja untuk kepengurusan, baik rapat ditingkat syuriah maupun rapat tanfiziyah atau rapat gabungan bersama sekaligus sosialisasi dan silaturahmi kepada Banom-banom di NU, tokoh sepuh NU, Kiyai kultural, pimpinan Ponpes Nahdiyyin Aswaja, serta Lembaga-lembaga dan Ormas lainnya, tutupnya. 

Senada dengan itu, Mustasyar PCNU Batu Bara Kiyai Tahan Siregar mengajak pengurus untuk membangkitkan semangat ke NU an agar dapat menunjukkan identitas NU, hidupkan NU bukan mencari kehidupan di NU, ujarnya. 

"Berkhidmatlah dengan Ikhlas, NU bukan milik perusahaan, NU adalah Organisasi kebangkitan Ulama, maka tunjukkan sifat berakhlakul karimah yang bijaksana dan berkarakter Ulama, ulama yang dihormati" tegas Kiyai Tahan Siregar. 

Selain itu, Kiyai Tahan meminta semua kegiatan di NU harus dihidupkan dengan melakukan koordinasi diantara ketua Tanfiziyah dengan Rois Syuriah, dan itu wajib mutlak, sejalan, kompak, bersatu dan selaras, ajaknya. 

"Marilah merasa bangga dengan NU dengan cara memakai atribut dan uniform kebesaran setiap kegiatan, sebab NU adalah ormas terbesar di dunia, Insya allah hidup akan barokah karena didoakan para sepuh dan Kiyai" tutup Musytasyar PCNU Batu Bara Kiyai Tahan Siregar. 

Sementara itu, Polsek Indrapura diwakili Kanit Samapta IPDA G. Sinaga menyampaikan komitmen untuk siap bersinergi dan berkolaborasi bersama sekaligus bekerjasama menciptakan suasana Kamtibmas disetiap kegiatan, karena NU dan Kepolisian bagian yang tidak bisa dipisahkan, ujarnya. (Red), 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image