BREAKING NEWS

FKUB Batu Bara Sosialisasi Pembinaan Generasi Muda tentang Kerukunan dan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Tanjung Tiram

Ketua dan Pengurus FKUB Kabupaten Batu Bara melaksanakan sosialisasi sekaligus pembinaan generasi muda di Sekolah SMA Negeri I Tanjung Tiram, Senin (02/11/2026). 

BATU BARA | Jelajahisumut.com, Bahaya penyalahgunaan narkoba dan tawuran serta kenakalan remaja menjadi agenda penting dalam penyuluhan pembinaan generasi muda sekaligus sosialisasi yang disampaikan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batu Bara. 

Hal tersebut dijelaskan Ketua FKUB Kabupaten Batu Bara didampingi pengurus di Aula SMA Negeri 1 Tanjung Tiram pada Senin (02/11/2026). 

Ketua FKUB Kabupaten Batu Bara H. Saiful Bahri Harahap, Bc, AP menjelaskan isu-isu saat ini yang menjadi perhatian Bupati Batu Bara adalah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja seperti tawuran, judi online yang harus dihilangkan di Kabupaten Batu Bara, ujarnya. 

"Saat ini pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram sebagai peserta sosialisasi tidak ada yang beragama non muslim, namun isu krusial seperti penyalahgunaan narkoba dan tawuran menjadi perhatian khusus FKUB Batu Bara, agar anak-anak kami pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram dapat memahami materi serta menjauhkan diri dari bahaya peredaran narkoba dan tawuran di kalangan pelajar," ungkapnya. 

Ia juga menekankan agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta memahami keberagaman agama, suku dan ras yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia dalam Bhinneka Tunggal Ika sehingga konsep tersebut merupakan ruh dari keberadaan FKUB Kabupaten Batu Bara, paparnya. 

Sementara itu, pengurus FKUB Batu Bara Abdul Rahman menyampaikan di Indonesia  saat ini ada 6 agama yang diakui pemerintah yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu sehingga keberadaan agama tersebut merupakan simbol keberagaman dalam persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.  

"Konflik terkait agama sering terjadi di Indonesia, keberadaan FKUB sebagai corong pemerintah untuk mencegah terjadinya konflik agama yang merusak kerukunan antar umat seperti yang pernah terjadi di Ambon dan Poso. 

Sedangkan Indonesia sudah menyiapkan anak-anak sekolah yang menjadi pelajar hari ini sebagai generasi emas di tahun 2045 mendatang, artinya sudah genap 100 tahun Indonesia Merdeka, sebut Abdul Rahman. 

"Kita wajib menjaga persatuan dan kesatuan dalam agama, marilah saling menjaga toleransi dan kerukunan dalam pelaksanaan perilaku sehari-hari, pelajar tidak boleh membully sesama teman bahkan kepada umat agama lain" tukasnya.

Selanjutnya, kegiatan diikuti juga dengan penyampaikan materi dari pengurus FKUB Batu Bara Sholeh Pelka, Jauruk Sinaga, Amrin, Fahmi Nasution, Rina Sirait, Ruslan Hamid, M. Irwan dan Husnul. (Red), 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image