Mahasiswa Fakultas Hukum UNA Gelar Sosialisasi Pentingnya Sertifikat Tanah
0 menit baca
ASAHAN | Jelajahisumut.com, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Asahan lakukan kegiatan sosialiasi dengan tema “ Pentingnya Sertifikat Tanah Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum dan Mengurangi Konflik di Masyarakat” di Desa Sengon Sari,Kabupaten Asahan.Selasa,(03/06/2026).
Kegiatan ini berada di bawah arahan ketua pelaksana Prof. Dr. Bahmid, S.H., M.Kn selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Asahan, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Kegiatan ini juga diselenggarakan oleh Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Asahan,yakni : Fahrul Rozi, Muhammad Fahri, Ripaldo, Agri Livina, Irma Yanti, dan Nurlita Meilani.
Muhammad Fahri menjelaskan pentingnya legalitas tanah, prosedur pendaftaran tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta dampak hukum apabila tanah tidak memiliki sertifikat yang sah.
Muhammad Fahri Panjaitan yang merupakan perwakilan Mahasiswa mengatakan bahwa sertifikat tanah berfungsi sebagai alat bukti kepemilikan yang sah dan memiliki kekuatan hukum yang kuat, sehingga dapat mengurangi potensi konflik seperti tumpang tindih kepemilikan, perebutan lahan, maupun sengketa warisan.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini,kami berharap masyarakat Desa Sengon Sari semakin sadar akan pentingnya sertifikat tanah sebagai bentuk perlindungan hukum, serta mampu mengurangi potensi konflik pertanahan di masa mendatang,” ujar Fahri.
Dalam sambutannya Kepala Desa Sengon Sari,Yatimin,S.AP mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah hadir di Desa kami ini dalam rangka sosialisasi pentingnya sertifikat tanah.
Lanjutnya,sertifikat tanah merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat sebagai bentuk perlindungan hukum serta upaya untuk mencegah terjadinya sengketa pertanahan di kemudian hari.
Antusiasme masyarakat Desa Sengon Sari terlihat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Warga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait permasalahan pertanahan yang sering terjadi di lingkungan mereka. (Reza),