Kabupaten Batu Bara Berhasil Jadi Lumbung Pangan BAZNAS, Sebanyak Rp373 Juta Langsung Dikucurkan ke Petani Binaan BAZNAS Batu Bara
0 menit baca
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Sebanyak Rp373.300.000 dana umat BAZNAS Republik Indonesia Pusat berhasil dikucurkan di kelompok tani padi binaan Baznas Kabupaten Batu Bara dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program penguatan lumbung pangan.
Bantuan tersebut diberikan kepada 3 kelompok binaan Baznas Batu Bara di Kuala Gunung yang langsung diberikan ke rekening kelompok petani dengan mendapatkan pendampingan sekaligus pengawasan Baznas Batu Bara secara intensif, sehingga dana yang dikucurkan dapat membantu petani terhindar dari sistem riba maupun tengkulak.
Melalui dorongan kuat, bantuan dana serta pendampingan dan pembinaan BAZNAS Batu Bara tersebut, petani berhasil melaksanakan panen raya yang disaksikan oleh BAZNAS Pusat dan Pemkab Batu Bara.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Si, hadir menyaksikan langsung panen raya petani kelompok binaan BAZNAS RI di Kabupaten Batu Bara yang dilaksanakan di Desa Kuala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Rabu (22/07/2026).
Turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, Bupati Batu Bara, Wakil Bupati Batu Bara, unsur Forkopimda, DPRD, Kementerian Agama, kepala OPD, para Ketua BAZNAS kabupaten/kota di Sumatera Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kelompok tani binaan BAZNAS Batu Bara.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Batu Bara Jum'ah Haidirsyah, S.Pd.I didampingi Wakil Ketua H. Bakhtiar Mogaza, S.Pd, M.Hum dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua BAZNAS RI beserta rombongan.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS Batu Bara untuk terus meningkatkan program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif.
"Kehadiran Ketua BAZNAS RI menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan," ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2018, BAZNAS Kabupaten Batu Bara terus berkembang berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya melalui kebijakan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim.
Selain menghimpun dana zakat, BAZNAS Batu Bara juga dipercaya Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk menyalurkan berbagai program sosial, termasuk insentif bagi 859 bilal mayit, penggali kubur, dan guru mengaji melalui dana hibah APBD.
Tidak hanya itu, BAZNAS Batu Bara juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara dalam penguatan pengelolaan zakat dan wakaf. Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat kurang mampu, termasuk Program Penguatan Lumbung Pangan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kehadiran Ketua BAZNAS RI pada panen raya tersebut menjadi bukti bahwa program yang dijalankan BAZNAS Batu Bara mendapat perhatian dari tingkat nasional.
Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, BAZNAS Batu Bara berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program produktif yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Batu Bara. (Fathi),