Mandi Balimau dan Kenduri Mogang, Bupati H. Baharuddin Antusias Guyur Ramadhan Zuhri
0 menit baca
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si didampingi Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, SE, M.AP Antusias mengguyurkan air balimau kepada Ramadhan Zuhri, SH sebagai upaya pelestarian tradisi menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026 di depan Kantor Bupati Batu Bara pada (16/02/2026).
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si mandikan (Guyur) Ramadhan Zuhri, SH dengan air balimau menjelang bulan suci ramadhan 1447 H tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (16/02/2026).
Diketahui sebelumnya, Ramadhan Zuhri, SH merupakan salah satu tim pengacara Pemkab Batu Bara sekaligus owner tim hukum Kantor Bahagia Keadilan yang berada di Kecamatan Lima Puluh.
Selain itu, Ramadhan Zuhri juga dikabarkan calon kuat Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Tanjung Batu Bara yang digadang-gadang akan menggantikan posisi Dudi Darmawan Dirut PDAM sebelumnya.
Mengawali kiprahnya, Ramadhan Zuhri tidak diragukan lagi, ia pernah menjadi advokat pada Kantor Hukum FAHMI & REKAN, Medan pada tahun 2011 tahun 2015.
Kemudian ia pernah menjadi tim Penasehat Hukum/ Pengacara Bupati Batu Bara pada tahun 2015 hingga 2017. Dan menjadi Majelis Hakim di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Batu Bara pada 2015 hingga 2017.
Selanjutnya, ia pernah menjadi tim Pengacara Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) KORPRI Kabupaten Batu Bara pada 2015 hingga 2023.
Saat ini, Ramadhan Zuhri juga dipercayakan menjadi tim penasehat hukum/ pengacara Pemkab Batu Bara kepemimpinan H. Baharuddin Siagian dan Syafrizal di tahun 2025 lalu hingga sekarang,
Sebelumnya, Pemkab Batu Bara melaksanakan Tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Kabupaten Batu Bara Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penutupan Pesta Tapai sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Tradisi yang sarat nilai budaya dan religi tersebut diawali dengan penyembelihan lima ekor sapi. Satu ekor sapi diperuntukkan bagi makan bersama dalam Kenduri Mogang, sedangkan empat ekor lainnya dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Batu Bara sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjelang Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara menegaskan pentingnya menjaga dan mempublikasikan tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau sebagai bagian dari warisan budaya tak benda daerah.
“Kenduri Mogang dan Mandi Balimau ini harus dipublikasikan sebagai bagian dari budaya nonfisik yang kita miliki. Kita ingin menunjukkan kepada khalayak luas bahwa di Batu Bara terdapat banyak tradisi yang perlu dilestarikan,” ujar Bupati Baharuddin.
Dirinya juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam melestarikan nilai-nilai budaya Melayu. Ia mengutip semangat “Takkan Melayu Hilang di Bumi” sebagai penguat tekad menjaga identitas daerah.
Menurutnya, pelestarian budaya juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar setiap daerah menjaga dan merawat situs-situs bersejarah yang dimiliki.
Salah satu situs bersejarah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Batu Bara adalah Istana Niat Lima Laras. Bupati Baharuddin menyampaikan bahwa di Sumatera Utara saat ini hanya tersisa dua istana bersejarah, yakni Istana Maimun dan Istana Niat Lima Laras di Kabupaten Batu Bara. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk terus menjaga kelestariannya.
Kegiatan juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A., yang mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
Prosesi Mandi Balimau turut diikuti oleh Bupati Baharuddin dan Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Wakil Bupati Syafrizal dan Ny. Leli Syafrizal, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan organisasi kemasyarakatan sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan suci.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Batu Bara, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Pematangsiantar, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir, unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batu Bara Nurhaji, serta para organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Batu Bara.
Melalui pelaksanaan tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau ini, Bupati Batu Bara berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta pelestarian budaya daerah terus terjaga demi mewujudkan Batu Bara yang religius, berbudaya, dan bahagia. (Red),