BREAKING NEWS

Diduga Pekerjaan KT Sidamaju Mengunakan Batu Bekas dan Tidak Sesuai Bistek


Cilacap | Jelajahisumut.com, Optimasi Lahan Non Rawa Desa Ciklapa Kecamatan Gedungreja dengan nilai pekerjaan sebesar Rp.253.000.000 yang di kerjakan oleh Kelompok Tani Sidamaju Diduga mengunakan Batu Bekas dan tidak sesuai dengan Bistek. Dugaan ini terjadi setelah Tim Melakukan Kroscek lapangan.

Berdasarkan keterangan pengawas lapangan yaitu KO, bahwa untuk tebal lantai saluran 20CM dengan Komposisi Batu belah terlebih dahulu baru adukan cor, dan untuk Lebar Saluran 30CM . Semua batu yang di pergunakan baru tidak ada yang bekas. Selanjut KO juga menerangkan bahwa Pekerjaan begini engak gratis diduga ada setoran(sukses fee) termasuk pekerjaan P3ATGAI ungkapnya. 

Hasil dari pada kroscek lapangan Tim di saksikan oleh KO, untuk bagian Diding saluran diduga hanya 20CM dan untuk bagian lantai dasar diduga mengunakan batu bekas dari sisa-sisa puing dilokasi. Tentu ini sangat memalukan untuk mendapatkan keuntungan dari pada pekerjaan batu bekas pun dipergunakan. Atau memang jangan-jangan Dana untuk Pembagunan saluran tidak ada Item pembelian batu. Dan atau jangan-jangan Oknum Kelompok Tani yang nakal.

Yang menjadi pertanyaan dimana Tugas Pokok dan Pungsi dari pada Konsultan Pengawas dan juga Pengawasan Internal dari Kementerian Pertanian, kenapa bisa terjadi dugaan ada nya pengunaan batu bekas juga bagian dasar/pondasi batu pasangan tidak mencapai 30CM. Jangan-jangan ada dugaan ikut menikmati.

Oleh karena itu diharapkan menjadi perhatian BPK-RI saat melakukan audit selain pada bagian yang sudah diterangkan juga pada kualitas Cor yang dipergunakan. Dan juga Aparat Penegak Hukum(APH). Terutama Kejaksaan dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK). Dapat membongkar  juga jaringan-jaringan nakal, diduga dalam Proyek tersebut ada setoran Siluman.(Tim/Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image