Ketua IMM Batu Bara Dukung Bupati Upayakan Kesejahteraan Pegawai PPPK Paruh Waktu
0 menit baca
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Maayarakat Batu Bara diminta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu benar yang dapat membunuh karakter Bupati Batu Bara, selaku masyarakat yang cerdas dan relijius harus dapat memahami pernyataan secara utuh dan jangan sampai menelan bulat-bulat komentar yang diduga sudah diplintir oleh oknum tertentu. Hal tersebut ditegaskan Ketua IMM Batu Bara Abdillah Tarigan kepada wartawan pada Rabu (19/05/2026).
Ketua IMM Batu Bara tersebut menegaskan bahwa ucapan Bupati Batu Bara yang dikabarkan menyinggung tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tahun 2026 itu tidak benar dan jangan ada unsur politik yang merugikan orang lain, ujar Abdillah.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Batu Bara justru mendukung penuh kesejahteraan pegawai PPPK Paruh Waktu (PW) dan melantik tanpa ada melakukan pungutan biaya administrasi sepeserpun kepada para pegawai PW tersebut, ujar Abdillah Tarigan.
Menurut Abdillah Tarigan, saat ini regulasi dalam perekrutan dan pemberhentian PPPK Paruh Waktu bukan semata-mata kewenangan pemerintah daerah, namun juga merupakan kewenangan pemerintah pusat, menurutnya data para PPPK semua ada di database Badan Kepegawan Nasional (BKN), sehingga jangan sampai kita salah kaprah memahami secara negatif apalagi memplintir, ungkapnya.
"Masyarakat Batu Bara sudah cerdas, tidak dapat di provokasi atau dipecah belah, apalagi hal-hal yang tidak jelas kebenarannya. Bupati Batu Bara tentu mendukung kebijakan yang pro dengan masyarakat Batu Bara dan terus mengupayakan kesejahteraan para Pegawai PPPK PW yang sejatinya anak-anak Batu Bara, ucapnya. (AT),