Pastikan Pengemudi tidak Mengantuk, Kasatlantas Polres Batu Bara Bagikan Kopi
0 menit baca
BATU BARA | Jelajahisumut.com, "Microsleep bahaya.” Kalimat itu menjadi pesan utama dalam kegiatan operasi microsleep yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara di Rest Area 118 A Tol Indrapura–Kisaran, Minggu (15/03/2026) dini hari.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan melibatkan personel Satlantas Polres Batu Bara bersama tim PJR Polda Sumut, unsur Koramil Lima Puluh, serta pihak pengelola jalan tol dari Hutama Karya. Petugas melakukan sosialisasi langsung kepada pengemudi agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk.
Kasatlantas Polres Batu Bara menegaskan bahwa microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalan tol. Karena itu, pengemudi diminta memanfaatkan fasilitas rest area jika merasa lelah atau mengantuk.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa kondisi pengemudi sekaligus memberikan edukasi keselamatan berkendara. Selain itu, dilakukan penempelan stiker reflektif scotlight pada kendaraan untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 25 kendaraan yang melintas, petugas menemukan 7 pengemudi dengan skor kelelahan di atas 12 yang disarankan beristirahat atau tidur sekitar satu jam.
Kemudian 4 pengemudi dengan skor antara 10 hingga 12 diminta beristirahat sekitar 20 menit sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, 14 pengemudi dengan skor di bawah 10 dinilai masih dalam kondisi aman untuk melanjutkan perjalanan. Meski demikian, petugas tetap mengingatkan para pengendara untuk menjaga kondisi fisik selama berkendara jarak jauh.
Petugas juga membagikan kopi kepada pengemudi sebagai simbol ajakan untuk beristirahat sejenak di Rest Area 118 A maupun Rest Area 145 A. Langkah ini diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi di jalur tol.
Satlantas Polres Batu Bara menegaskan kegiatan operasi microsleep ini merupakan bagian dari upaya preventif menjaga keselamatan pengguna jalan. Hingga kegiatan berakhir, operasi berlangsung aman dan lancar serta akan terus dilakukan secara berkala guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas. (Red),