Masuki Hari ke-10 Ramadan, Bendahara GPI Batu Bara Ajak Masyarakat Jaga Konsistensi Ibadah dengan Bahagia
0 menit baca
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Memasuki fase sepuluh hari pertama bulan suci Ramadan 1447 H, Bendahara DPD Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Batu Bara, Ilham, memberikan pesan khusus kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah "Tanah Bertuah" pada Jumat (27/02/2026).
Dalam keterangannya, Ilham mengapresiasi antusiasme warga yang tetap menjaga kekhusyukan hingga hari ke-10 Ramadan ini. Ia menekankan pentingnya mempertahankan semangat ibadah agar tetap stabil hingga akhir bulan suci.
Ilham menyampaikan bahwa sepuluh hari pertama merupakan fase adaptasi yang krusial bagi umat Muslim. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjalankan sisa bulan Ramadan dengan perasaan bahagia dan optimis.
"Alhamdulillah, kita sudah melewati 10 hari pertama Ramadan. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Batu Bara, untuk terus menjaga kekhusyukan ibadah. Jangan sampai kendor, tetap jalankan dengan hati yang bahagia dan penuh syukur," ujar Ilham.
Pesan Strategis untuk Pemuda dan Masyarakat Sebagai Bendahara DPD GPI Batu Bara, Ilham menggarisbawahi beberapa poin untuk menjaga situasi kondusif di daerah:
Konsistensi Ibadah: Mengajak masyarakat untuk tetap meramaikan masjid dan musala dengan kegiatan positif.
Kebahagiaan Batin: Menekankan bahwa kekhusyukan akan lebih mudah dicapai jika ibadah dijalankan dengan rasa gembira, bukan sebagai beban.
Solidaritas Sosial: Mengimbau kader GPI dan pemuda setempat untuk memperkuat aksi sosial dan saling membantu sesama warga yang membutuhkan di sela kesibukan berpuasa.
Ilham menegaskan bahwa DPD GPI Batu Bara akan terus berperan aktif dalam memastikan suasana Ramadan di Kabupaten Batu Bara tetap aman, damai, dan religius. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga hari kemenangan tiba.
"Mari kita manfaatkan momentum 10 hari kedua yang akan datang untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sembari tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan di Batu Bara," pungkasnya. (Red),