Konfercab NU ke-IV Kabupaten Batu Bara, Saiful Bahri Harahap Ketua Tanfidziyah Terpilih, Ridwan Butar-Butar Rois Syuriyah
0 menit baca
Dr. Abrar M. Dawud Faza, MA Kareteker Konferensi Cabang ke-IV PC NU Batu Bara sekaligus menetapkan Rois Syuriyah Ridwan Butar-Butar dan ketua Tanfidziyah H. Saiful Bahri Harahap terpilih masa khidmat 2025 s.d 2030 di Aula Kantor Bupati Batu Bara kecamatan Lima Puluh, Sabtu (10/01/2026).
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Batu Bara ke-IV menetapkan secara aklamasi Rois Syuriyah Ridwan Butar-butar dan Ketua Tanfidziyah H. Saiful Bahri Harahap sebagai Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Batu Bara masa khidmat 2025 s.d 2030.
Hal tersebut dijelaskan Ketua Steering Komite sekaligus Kareteker Konferensi Cabang ke-IV PCNU Batu Bara Dr. Abrar M. Dawud Faza, MA saat memimpin musyarawah di Aula Kantor Bupati Batu Bara, kecamatan Lima Puluh, pada Sabtu (10/01/2026).
Dr. Abrar menjelaskan bahwa ada beberapa proses sebelum penetapan calon ketua Tanfidziyah, salah satunya memilih Rois Syuriyah dan lain-lain yang dilaksanakan sesuai mekanisme melalui musyawarah, ujarnya.
Sementara itu, Majelis Wilayah Cabang (MWC) yang mengikuti Konfercab adalah MWC yang sudah dibentuk tim Kareteker beberapa waktu yang lalu saat pertemuan di balai desa Perkebunan Dolok kecamatan Lima Puluh, ujar Dr. Abrar.
"Hari ini berdasarkan musyarawah dan aklamasi serta didukung oleh seluruh MWC yang berhadir, bahwa Rois Syuriyah terpilih Ridwan Butar-butar dan Ketua Tanfidziyah H. Saiful Bahri Harahap masa khidmat 2025 s.d 2030 PC NU Kabupaten Batu Bara" ungkap Dr. Abror didampingi Dr. Mardian Idris Harahap, МА, dan H. Akmal Marzuki Harahap, Lc, M.Ag, Nasrun Salim Siregar, S.Th.I, M.Hum.
Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriyah terpilih Ridwan Butar-butar menyampaikan rasa terkejut saat terpilih menjadi Rois Syuriyah PC NU Batu Bara, sehingga sebagai kader harus siap menjalan amanah jika diminta oleh NU, ungkapnya.
"Saya terkejut dan tidak telintas dipikiran saya diberikan amanah sebesar ini menjadi Rois Syuriyah, kalau ditanya pribadi saya, ini sangat berat, tapi sebagai kader saya harus siap memegang amanah ini jika diminta NU" ujarnya.
Ia juga menegaskan sudah mengikuti berbagai pengkaderan NU didalam maupun luar daerah serta sudah mengikuti beberapa tahap pengkaderan NU lainnya, paparnya.
"Berbekal pelatihan dan pengkaderan, saya akan memegang amanah ini dengan jiwa dan raga saya, akan saya wakafkan diri saya untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama (NU)" ungkapnya dengan suara bergetar.
Namun begitu, Ridwan juga menjelaskan tidak akan bisa berbuat banyak jika berada jauh di pusat pemerintahan, maka ia mengajak untuk semua kader NU agar bersatu, membangun sinergi dengan pemerintah walaupun berbeda pendapat merupakan persoalan biasa dalam proses demokrasi, jelasnya.
"Dan tolong ingatkan saya ketika saya salah, jika saya lalai dalam pekerjaan saya atau tidak sesuai, ingatkan saya agar bekerja sesuai real Nahdlatul Ulama" tegasnya.
Disamping itu, Ketua Tanfidziyah terpilih H. Saiful Bahri Harahap menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus komitmennya untuk memajukan Nahdlatul Ulama Kabupaten Batu Bara.
Selain itu, ia juga berjanji merangkul seluruh pengurus dan kader NU usai konferensi dan konsekwensi dari musyawarah tersebut, paparnya.
Konferensi tersebut mengusung tema “Berkhidmat Bermartabat, Membangun Peradaban”, yang mencerminkan komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat peran keumatan, kebangsaan, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Ditempat yang sama, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si mewakili jajaran pemerintahan mengucapkan selamat atas terlaksananya Konferensi Cabang ke-IV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Batu Bara.
Nahdlatul Ulama merupakan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam membangun bangsa dan negara. Sehingga konferensi ini akan menjadi ajang yang sangat penting untuk membahas berbagai isu baik itu keagamaan maupun kemaslahatan masyarakat, ujarnya
"Maka hari ini bukan persoalan besar atau tidaknya sebuah organisasi, tetapi bagaimana sekarang kita meningkatkan kualitas agar kita bisa sejajar dengan yang lainnya," ujar Bupati Baharuddin.
Bupati Batu Bara juga berharap agar Nahdlatul Ulama dapat bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Batu Bara.
Harapan tersebut diwujudkan melalui semangat berkhidmat dan bermartabat, sehingga seluruh elemen dapat berperan aktif dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadaban di Kabupaten Batu Bara.
“NU memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang bermartabat, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial, pendidikan, dan kebangsaan. Pemerintah daerah sangat berharap NU terus menjadi mitra dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan Batu Bara,” ujar Bupati Baharuddin.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan sholawat bersama, serta diakhiri dengan pembagian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada akhir sambutannya, Bupati Batu Bara berpesan agar pelaksanaan Konferensi Pengurus Cabang IV Nahdlatul Ulama Kabupaten Batu Bara dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, musyawarah, serta kekompakan, demi melahirkan keputusan terbaik bagi organisasi dan kemaslahatan umat.
Turut hadir Ketua PW NU Sumut Dr. H. Marahalim Harahap, M.Hum, Ketua Kareteker PC NU Batu Bara Dr. H. Abrar M. Dawud Faza, MA., Anggota DPRD Simalungun/Mantan Bendahara NU Batu Bara H. Budi Herianto Dalimunte, M.S.i., Plh. Sekda Batu Bara, Staf Ahli, Kakan Kemenag Tanjung Balai H. Ahmad Sofyan, Para Ormas Islam, Para Badan Otonom NU, Kabag Kesra, Ketua KPU Batu Bara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah. (Red),