BREAKING NEWS

Mantapkan Langkah Menuju Universitas Islam, IAIDU Asahan Jalani Asesmen Lapangan Alih Bentuk oleh Kementerian Agama RI


KISARAN | Jelajahisumut.com, Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan (IAIDU Asahan) menjalani Asesmen Lapangan Usulan Alih Bentuk menjadi Universitas Islam Daar Al Uluum Asahan yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026), di Aula IAIDU Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam paparannya, IAIDU Asahan menyatakan seluruh 13 indikator persyaratan alih bentuk telah terpenuhi.

Tim Asesor yang diterjunkan Kementerian Agama RI terdiri atas Prof. Dr. Arskal Salim GP, M.Ag., Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam; Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag., Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam; dan Andi Subianto, M.H., Asesor Internal Kementerian Agama RI. Tim didampingi Suci Indah Novitasari, S.E., dan Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Dr. Syawaluddin Nasution, M.A.

Dari pihak IAIDU Asahan, asesmen dihadiri jajaran Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum Asahan, yakni Ketua Umum Drs. H. A. Muin Isma Nasution, Sekretaris Umum Drs. H. M. Sya’ban Nasution, M.A., dan Pengawas Yayasan sekaligus Direktur Pesantren PMDU Asahan Drs. Hubban Rangkuti, M.Si.. 

Serta jajaran pimpinan IAIDU Asahan yang terdiri dari Rektor Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, Pimpinan Badan dan Lembaga, Tim Percepatan Alih Bentuk Universitas, perwakilan dosen, tenaga kependidikan, serta pimpinan organisasi mahasiswa intra kampus.

Rektor IAIDU Asahan Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menyebut usulan tersebut bukan sekadar pergantian nomenklatur, melainkan kelanjutan dari perjalanan kelembagaan yang telah berlangsung lebih dari empat dekade sejak izin operasional terbit pada 1984. “Perubahan bentuk bukan titik awal pertumbuhan, melainkan tahap lanjutan dari perjalanan kelembagaan yang telah matang,” katanya.

Instrumen penilaian yang dipaparkan pada asesmen merekomendasikan usulan itu dapat disetujui karena dinilai telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, meski keputusan akhir tetap berada pada kewenangan Kementerian Agama RI.

IAIDU Asahan saat ini mengelola tiga fakultas dan delapan program studi dengan 1.582 mahasiswa aktif, 65 dosen homebase — 18 di antaranya doktor — serta lahan seluas 67.162 meter persegi berstatus milik sendiri. 

Rasio dosen terhadap mahasiswa tercatat 1:14. Sepanjang 2023–2025, institusi ini mencatat 216 penelitian, 286 kegiatan pengabdian masyarakat, dan 336 publikasi ilmiah, dengan akreditasi institusi peringkat Baik dan tiga program studi meraih peringkat Baik Sekali, serta lima program studi dengan peringkat akreditasi Baik.

Usulan alih bentuk didasarkan pada kebutuhan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Asahan, Dimana IAIDU Asahan merupakan satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di kabupaten itu
Proses alih bentuk menjadi Universitas yang diusulkan akan mengusung distingsi sebagai universitas Islam berbasis pesantren dan kearifan Melayu Asahan, yang diintegrasikan ke kurikulum melalui sejumlah mata kuliah penciri lintas program studi.

Setelah pemaparan, Tim Asesor melakukan verifikasi dokumen dan klarifikasi data, dilanjutkan verifikasi lapangan terhadap sarana dan prasarana secara representatif. 

Rangkaian asesmen ditutup dengan penyerahan cinderamata dari IAIDU Asahan kepada Tim Asesor serta foto bersama Tim Asesor, jajaran Yayasan, pimpinan, dan sivitas akademika. 

Dalam pernyataan penutupnya, Nilasari menegaskan bahwa usulan tersebut merupakan ikhtiar memperluas kontribusi pendidikan tinggi Islam. “Kami tidak hanya mengusulkan perubahan bentuk, tetapi mengusulkan perluasan kontribusi pendidikan tinggi Islam bagi masyarakat Asahan, Sumatera Utara, Indonesia, dan dunia,” ujarnya.

Asesmen lapangan ini menjadi salah satu tahapan dalam proses evaluasi usulan alih bentuk yang keputusan akhirnya berada di tangan Kementerian Agama RI. Dengan fondasi kelembagaan yang dibangun sejak 1984, pemenuhan seluruh indikator persyaratan, kinerja tridharma yang terus meningkat, serta distingsi berbasis pesantren dan kearifan Melayu Asahan.

IAIDU Asahan siap menyongsong babak baru sebagai universitas Islam yang diproyeksikan turut mendorong pemerataan pendidikan tinggi di kawasan pesisir timur Sumatera Utara. (Red),
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image