Kapolres Batu Bara Intruksikan Pesonel Pantau Debit Air Sungai di Pemukiman Warga
0 menit baca
BATU BARA | Jelajahisumut.com, Hujan deras berkepanjangan di Kabupaten Batu Bara menyebabkan debit air meningkat di sungai-sungai yang berhulu di Simalungun, Kamis (27/11/2025).
Antisipasi luapan banjir, Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan menginstruksikan seluruh personel untuk melakukan pemantauan debit air sungai dan pemukiman warga.
Di wilayah hukum Polsek Lima Puluh, Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala bersama anggota melakukan pengecekan di Sungai Titi Nibung Desa Empat Negeri, Sungai Jintan Desa Air Hitam, dan Sungai Limau Manis Desa Perkebunan Limau Manis.
"Ketiga sungai menunjukkan peningkatan debit air bahkan di Dusun 1 Desa Kuala Gunung sebagian halaman rumah warga tergenang air setinggi tumit kaki," kata Kasi Humas Polres Batu Bara AKP Ahmad Fahmi.
Di Desa Antara Kecamatan Lima Puluh di Dusun 1 dan Dusun 2, air yang berasal dari luapan Sungai Limau Manis telah memasuki rumah warga Dengan ketinggian 30-45 centimeter.
Meski begitu warga menolak mengungsi dan lebih memilih tetap menempati rumah yang telah dimasuki air.
Selanjutnya, Desa Sumber Makmur Kecamatan Lima Puluh tepatnya Dusun 1 juga mengalami kebanjiran setinggi 50 centimeter. Selain karena hujan, air juga berasal dari luapan parit bekoan kebun.
Pada pemantauan di Kecamatan Medang Deras, terlihat debit air Sungai Bah Bolon sudah meluap hingga merendam pemukiman, jalan dan perladangan di Desa Nenas Siam.
Sedangkan di lima kecamatan yang merupakan wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku, sebanyak 18 desa sudah mulai digenangi air hingga pemukiman dengan ketinggian antara 15-50 centimeter.
Meski begitu warga di 18 desa masih memilih bertahan di rumah masing-masing. Sementara itu ruas jalan utama Sei Berangkar - Tanjung Tiram mulai dari Labuhan Ruku hingga Tanjung Tiram sudah digenangi air. Meski begitu aktifitas transportasi masih dapat berlangsung.
Kondisi terkini di beberapa desa Kecamatan Air Putih juga terpantau mulai digenangi air yang berasal dari curah hujan maupun luapan air sungai. Kondisi Sungai Dulu Dalu mengalami peningkatan debit air yang signifikan.
Air sudah menggenangi areal persawahan dan perladangan di Desa Suka Raja. Kemudian Desa Tanjung Mulia, Desa Titi Payung dan Desa Aras juga mengalami kebanjiran dengan ketinggian antara 20-40 centimeter.
Dikatakan Fahmi, menyikapi banyaknya wilayah yang mulai di landa banjir, personel 4 Polsek jajaran serta Sat Samapta, Sat Binmas dan Satlantas terus melakukan patroli dan standby di lokasi rawan banjir. (Red),